Sabtu, 12 Januari 2013

Kata Psikologi



“Jangan takut anda berbeda” Mas agus
            
 Kata-kata itu seolah me recall kembali memory yang usang akibat salah pengkodean dalam otakku. Suara sarjana psikologi  itu membangkitkan motivasi ku,Motivasi yang kemarin baru terbuang sia-sia karena kekalahan dengan rasa malasku.. oh iya mas agus namanya tepatnya tahun kemarin dia menjadi sarjana psikologi unair. Hari itu dimulai dari jam 10.00-13.25 tepatnya aku memperoleh banyak pelajaran dari berbagai pengalaman yang telah di jilatnya, di rasanya, ataupun di kecapnya. Mulai dari pengalaman belajarnya dulu di psikologi sampai sekarang mengabdi di suatu pondok di pulau sebrang(madura).
***
Ketika itu aku kebetulan mengalami stress, tapi aku mensiasatinya dengan hal-hal positif karena setelah aku mempelajari “stress” pada kajian psikologi umum II semester ini ada banyak hal-hal positif yang bisa di dapat dari sebuah kata yang namanya stress. Hal itu membuatku semakin merasa senang belajar di psikologi seolah aku berobat jalan dalam hal psikologisku bukan itu saja banyak lagi yang aku pelajari di psikologi umum II ini yaitu emosi, motivasi, memory dan satu lagi persepsi. Namun memang pelajaran itu memang sangat berguna dalam kehidupanku sehari hari. Kembali ke masalah stress. Aku memanfaatkan itu dengan meminta saran kepada sarjana psikologi satu ini. yang memang sebagai anggota baru keluargaku, sebenarnya aku meminta saran kepada beliau lewat pesan facebook tapi tak kunjung di balas, sebenarnya aku agak resah pesanku ngak di bales akhirnya beliau aku sms dan seingkat cerita beliau mengajak ketemuan .
***
Mulai dari perkenalan satu-satu dan sekaligus peresmian pembentukan “KASAPSI” atau kepanjangan dari kasande psikologi yaitu himpunan penerima beasiswa kemenag, setelah itu ada yang mengajukan pertanyaan pertama yaitu tentang pengalamanya secara global selama ini dan dimulai dari psikologi sampai pengabdian. Mulai dari kata pertama sampai terakhir kami terbius seolah dihadapan kami seorang psikolog handal yang sedang menangani clientnya kami hanya termenung. Satu hal yang langsung membuat saya bangun yaitu tentang hal yang saya sangat ingin ketahui yaitu tentang masalah belajar efektif. Mulai dari menjelaskan film jepang yan judulnya kurang lebih dragon zakura yang menceritakan tentang sekolah SMA yang nilai para siswanya di bawah rata-rata. Dan selanjutnya muncul seorang pengacara yang di sewa untuk penutupan,Sesampainya di sana bukannya mengurus penutupan, tapi Sakuragi Kenji malah membuat persiapan kelas khusus yang akan masuk ke Todai (Tokyo Daigaku-red)  sekolah "ryuzan" bertekat ingin membuktikan bahwa 5 siswanya akan bisa masuk ke Todai, universitas nomer satu di jepang yang bisa di bilang UI di indonesia. Akhirnya dengan mengunakan metode membagi sebuah topik pelajaran dan kemudian merangkumnya. Disitu yang menarik adalah merangkumnya bukan sekadar rangkuman tulisan tapi dengan sebuah gambar, tidak perduli gambar itu jelek ataupun mengenaskan yang ditekankan adalah sebuah gambar itu kan memudahkan perecallan kembali memory yang telah di simpan. Kemudian rangkuman tersebut di bagikan ke teman-temanya dan kemudian menerangkan satu-satu sesuai denga topik telah di berikan. Hal itulah yang mungkin salah satu metode yang saya cari. Tidak berhenti disitu beliau juga membahas cara belajar. Baik itu visua, audio, audiovisual, ataupun kinetik. Saya benar-benar tersadarkan dengan paparan beliau tentang gaya belajar kemudian kamu di tanya satu persatu gaya apa yang sekiranya di miliki. Kebanyakan yang saya dengar tadi adalah visual, dan audio dan menurut penjelasan dari mas agus saya merasa yang saya punya adalah cara belajar kinetik yaitu gerak. Kemudian beliau hanya berhenti di situ. Dan berpindah topik lain. Tapi aku segera menyangkalnya

“Mas tolong ceritakan lebih banyak lagi tentang gaya belajar kinetik!!” sangkalku
           
 Tapi satu hal yang terucap dari bibirnya “ temukan caramu dan kembangkan di psikologi”Hal itu yang membuat aku sadar bahwa aku masih buta dengan gaya belajarku, aku yang secara audi dan visual dianggap lemah jika memakai gaya itu. Satu hal yang aku garis bawahi “menemuka gaya belajar dan mengembangkanya memanglah sangat penting, itulah yang akan membangun kalian untuk mempermudahkan cara belajar agar gampang di fahami” setelah itu mas agus bercerita lama dan ceritanya menurutku tak kalah dengan motivasi yang di lantunkan mario teguh selama ini.  aku meng identifikasi dengan mengunakan soap opera effect yang di ajarka sewaktu pelajaran  psikologi umum II kemarin yaitu tentang metode memotivasi diri dengan mencuri motivasi orang lain dan mengunakanya sebagai motivasi kita agar mendorong kita kepata tujuan kita. Satu hal yang sekiranya pantas buat mas agus beliau memang “cetar membahana” seolah seperti psikolog handal. Thanks mas agus lanjutkan “ from psychology to dedication!” semoga aku bisa menyusul beliau 4 tahun yang akan datang!

Satu lagi yang ketinggalan quoust kali ini:
Belatihlah bagaimana menghargai pikiran orang lain, semua yang di sampingmu adalah guru, meraka adalah keluarga,teman,pacar, dosenmu dan semua orang yang di sebelahmu. Dengarlah ide dan fikiran dari hati mereka dan kemudian maknailah” ghozi

0 komentar:

Posting Komentar

    Blogger news


    Blogroll


    About